May 22nd, 2013
Seorang yang kurang amalan-amalannya maka Allah akan menimpanya dengan kegelisahan dan kesedihan.
(HR. Ahmad)
May 22nd, 2013
May 22nd, 2013
May 22nd, 2013
Topik-Topik
Topik 1
Lumayan kesal adalah, saat ingin benar-benar menumpahruahkan segala isi dan uneg-uneg seharian, tiba-tiba udah kalem aja gitu.
Jadi ngga bisa nulis. hehe.
Lalu saat ini mencoba ‘mengembalikan’ mood sedih dengan memutar lagu-lagu ebiet yang dirasa liriknya sedih. Fyuh. saya benar-benar makhluk sanguin. Kalo kata teman-teman, standar kebahagiaan terlalu rendah.
Standar rasa makanan enak pun bahkan terlalu rendah saking omnivora.
Tapi walau sanguin cepat gembira, dia juga paling gampang nangis kalo terharu.
cukup-cukup. Tulisan ini terlalu berantakan. Ah ya sudahlah daripada jadi sampah di kepala.
Jadi ceritanya hari-hari ini saya sedang mengalami gejolak kehidupan luar biasa,
Lebay lo nin. Ya iya lebay, kan saya sanguin. Tau lah ya.
Hehe.
Saya bukan tipe orang yang mau mengeluh atau tampak suram sebenarnya. Oleh karena itu, setiap kali suntuk, saya selalu menyendiri sejenak untuk bisa menumpahkan emosi saya di jalan.
Bukan lantas marah-marah di jalan sih. Lebih tepatnya, saya benar-benar suka berjalan kaki saat sedang kesal, karena di perjalanan, tidak jarang saya temui hal-hal yang membuat saya bersyukur.
Topik 2
Hmm.
Apa lagi ya.
Hari-hari ini saya sedang belajar beradaptasi.
huf.
Di satu sisi kehidupan, saya masih harus menyelesaikan tugas-tugas saya sebagai mahasiswa yang entah akan selesai kapan.
Di satu sisi kehidupan, saya belajar dan melihat langsung kehidupan pasca kampus.
Berat ye bro, itu doang komennya.
Bahwa setelah lulus, tak bisa seenaknya sendiri,”aku ingin begini, aku ingin begitu.”
Tapi di situlah serunya.
Serunya menata hidup lebih rapi.
Alias merombak seluruh rencana-rencana hidup di ppsdms #hueks kaya punya rencana hidup aja. hahahha. .___.
Topik 3
Berkaitan dengan topik 2.
Saya sekarang sedang dalam fase terheran-heran tahap 2.
Terheran-heran tahap 1 sudah dilewatkan di kampus saat melihat ada teman-teman yang mengorbankan waktu, jiwa, raganya untuk sesuatu yang benar-benar merupakan cita-cita besar dan mungkin tidak akan mereka rasakan saat masih hidup.
Fase terheran heran tahap 2 dimulai ketika
ketemu lagi senior-senior (calon) sejawat dokter gigi yang setelah lulus, masih dengan idealisme yang sama, dan masih dengan jiwa dan semangat mengggebu-gebu seperti dulu.
Apa ya.
setelah berkutat seharian di kampus dengan banyak fenomena yang banyak membuat saya ingin, ah sudahlah. Lalu bertemu dengan senior-senior yang masih dengan idealisme yang sama, itu rasanya… alhamdulillah banget.
jadi semakin nampar,”kau harus segera lulus memang karena kebermanfaatkanmu dinanti, nin. bukan umat yang butuh kau, tapi kau sendiri yang butuh untuk bermanfaat buat umat.”
jangan banyak cakap, hanya karya-karya mu yang dinanti, yang perlu dibuktikan.
buat apa menjadi idealis dengan segala keidealan kondisi kampus jika tak mampu mempertahankan idealisme setelah lulus.
hehe.
intinya, saya bersyukur, sudah ditatar untuk menghadapi pascakampus sedari saya masih menjadi mahasiswa yang semangat nya naik turun sepanjang waktu ini.
Topik 5
Allah terlalu baik.
Allah tahu yang terbaik untuk hamba-Nya.
tugas manusia hanya berprasangka baik sepanjang waktu.
“Jika tak punya cukup keteguhan atas tujuan, setidaknya lupakanlah cara untuk berputus asa. Lalu teruslah berjalan.” (MKI)
May 22nd, 2013
Masih Ada Waktu
Kita pasti ingat tragedi yang memilukan
kita dapat mencoba meminjam catatanNya

May 21st, 2013
…..

nomer pertama-tama sih masih normal……..
begitu baris-baris terakhir…..
(._____________________________.)



in my bestfriend’s room. smangat! smoga Allah memeluk mimpimu, dear. :)
*permitted to publish :p
May 15th, 2013
Hidup II
Sebentar lagi
i sinilah di kamarku yang gelap ini
Hari ini aku pergi sembahyangUntuk mendekatkan diri kepadaMu

April 29th, 2013
April 28th, 2013
April 28th, 2013


